Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan
Selasa, 09 April 2019

5 Mie Khas Korea yang Paling Terkenal

1. Ramyun.


Kalau Jepang punya ramen, Korea juga punya mie sejenis, namanya ramyun. Perbedaan ramen dan ramyun terlihat jelas pada jenis mie yang dipakai. Ramen menggunakan mie yang lurus dan tipis, sedangkan ramyun memakai mie keriting yang cukup padat dengan tekstur yang sama dengan mie instan di Indonesia. Ramyun sangat identik dengan kuahnya yang pedas. Bahkan, ramyun yang tidak pedas rasanya kurang begitu nendang. Jika kamu sedang berkunjung ke Korea Selatan, kamu juga bisa membawa pulang ramyun ini sebagai oleh-oleh khas Korea dan dinikmati bersama kerabat di tanah air.

2. Jajangmyeon.

“Mie kok sausnya hitam pekat?” Memang begitulah ciri khas dari jajangmyeon. Di antara jenis mie khas Korea lainnya, jajangmyeon inilah yang paling terkenal. Menu mie yang satu ini bisa ditemukan hampir di setiap restoran Korea yang terdapat di tanah air.
Saus hitam pada jajangmyeon terbuat dari kacang hitam. Konon, makanan ini dibawa oleh imigran Tiongkok yang tinggal di Incheon. Lama kelamaan masyarakat lokal pun turut mengkonsumsi mie ini dan menjadikan jajangmyeon sebagai salah satu makanan khas negeri ginseng.

3. Budae Jjigae


Yang satu ini juga merupakan mie khas Korea yang cukup populer beberapa tahun terakhir. Jika kamu sering menonton video mukbang di YouTube, mie yang satu ini pasti terasa familiar untukmu. Budae jjigae adalah mie yang dimasak bersama ham atau daging kalengan. Asal usul mie ini bermula ketika Perang Korea berakhir. Kala itu, masyarakat yang tinggal di Uijeongbu, provinsi Gyeonggi, menggunakan bahan makanan yang diperoleh dari Pangkalan Militer Amerika Serikat. Bahan makanan tersebut adalah ham atau daging kalengan.

4. Japchae
 Japchae

Pernah makan so’un goreng? Nah, japchae ini memiliki rupa dan rasa yang mirip banget dengan so’un goreng. Namun, tetap saja mie Korea yang satu ini memiliki cita rasa tersendiri yang bisa bikin ketagihan. Japchae juga termasuk mie khas Korea yang selalu ada di daftar menu restoran-restoran Korea di tanah air. Japchae dimasak dengan minyak wijen dan diberi bahan pelengkap berupa sayur, jamur, dan telur. Rasa dan teksturnya yang mirip dengan so’un goreng membuat japchae mudah diterima oleh lidah masyarakat Indonesia yang mungkin belum terbiasa menyantap hidangan khas Korea.




Sumber : https://keluyuran.com/mie-khas-korea/
Saus hitam pada jajangmyeon terbuat dari kacang hitam. Konon, makanan ini dibawa oleh imigran Tiongkok yang tinggal di Incheon. Lama kelamaan masyarakat lokal pun turut mengkonsumsi mie ini dan menjadikan jajangmyeon sebagai salah satu makanan khas negeri ginseng.

*Jika Anda mengambil referensi dari artikel ini, mohon kerendahan hatinya untuk mencantumkan link sumber ini: https://keluyuran.com/mie-khas-korea/

Makanan Khas Betawi Terpopuler






Makanan Khas Betawi dipengaruhi oleh budaya Cina, Eropa, dan Arab. Citarasa gurih dan sedap merupakan ciri khas khas makanan Betawi. Sebenarnya, Betawi memiliki banyak makanan khas yang lezat. Namun, seiring perkembangan pesat kota Metropolitan Jakarta yang sekaligus ibukota negara Indonesia ini, Makanan Khas Betawi sudah banyak yang langka bahkan nyaris punah1). Oleh karena itu, penting sekali untuk melestarikan warisan kuliner nenek moyang.

1.Kerak Telor

Kerak telor merupakan makanan khas Betawi yang sangat terkenal terutama pada saat acara Pekan Raya Jakarta. Kerak telor hampir mirip dengan martabak, perbedaanya terletak pada isi dan cara memuatnya. Isi kerak telor adalah ketan dan ubi. Cara memasak kerak telor, yaitu dengan dipanaskan di atas tungku arang.

2. Nasi Uduk

Hampir semua masyaraka Jakarta (sekalipun bukan orang Betawi) mengenal nasi uduk. Nasi uduk sangat familiar sebagai sarapan di Jakarta. Mirip dengan nasi liwet, nasi uduk yang terbuat dari beras putih dimasak bumbu-bumbu. Bumbu-bumbu nasi uduk tersebut seperti garam, santan, daun serai, daun salam, dan daun jeruk. Rasa nasi uduk sangat lezat dan gurih. Nasi uduk biasa dimakan dengan telur dadar yang diiris, semur jengkol, ayam goreng, empal, kentang balado, dan sambal kacang.

3. Nasi Ulam

Nasi ulam merupakan makanan khas Betawi yang juga mendapat pengaruh dari budaya kuliner Cina. Nasi ulam biasanya memakai nasi pera yang disiram dengan semur kentang/ semur tahu/ semur telur. Nasi ulam juga ditambah dengan cumi asin goreng, bihun goreng, telur dadar iris, dan perkedel kentang. Nasi ulam bertambah nikmat dengan tambahan daun kemangi, sambal, bawang goreng, dan taburan kacang tanah tumbuk.

4. Ketupat Sayur/ Lontong Sayur

Ketupat sayur merupakan makanan khas Betawi yang biasa dijadikan sebagai menu sarapan. Ketupat sayur terbuat dari irisan ketupat/ lontong dengan kuah santan yang gurih. Taburan ketupat sayur berupa bawang goreng, kacang kedelai, dan kerupuk/emping

5. Semur Jengkol

Semur jengkol merupakan satu-satunya makanan khas betawi yang tak terbantahkan lagi keasliannya. Masakan khas betawi yang lain mungkin ada kembarannya di daerah lain tetapi semur jengkol hanya ada di daerah Betawi saja. Orang Betawi mampu membuat jengkol menjadi hidangan semur yang lezat. Untuk menghilangkan baunya, jengkol biasa di rendam di air kapur atau air dari rebusan tangkai padi. Dahulu, daerah Pondok Gede dan Lubang Buaya merupakan daerah di Jakarta yang banyak terdapat pohon jengkol.

6. Laksa Betawi

Laksa berasal dari daerah Cibinong yang kemudian merambah ke Jakarta dengan sebutan Laksa Betawi. Pengusaha Laksa Betawi biasanya orang Cina Betawi. Laksa merupakan jenis makanan sepinggan yang berkuah. Laksa berisi bihun, telur, perkedel, daun kemangi, dan daun kucai. Kuliner yang mendapat pengaruh dari Cina ini memiliki citarasa yang gurih dan manis.

7. Soto Betawi

soto betawi, gambar soto betawi, gambar makanan khas betawi

Soto Betawi berkuah santan dengan isi daging sapi, tomat, dan kentang. Rasa soto betawi ini sangat lezat dan gurih. Daging soto betawi terasa empuk, dan kuahnya terasa gurih. Makanan sepinggan khas betawi ini sangat cocok disantap dengan nasi putih sebagai makan siang.

8.  Soto Tangkar

Makanan khas yang satu ini lahir pada masa penjajahan Belanda. Pada saat itu, orang Betawi hanya mampu membeli iga sapi yang sedikit dagingnya (tangkar). Kemudian, orang Betawi menyulapnya menjadi soto yang enak. Kini, soto tangkar ditambah dengan daging dan jeroan. Soto tangkar berkuah santan tetapi rasanya tidak terlalu ‘berat’

Sumber : https://digiku.com/

Tempat Wisata Kuliner Khas Makassar Rekomendasi Enak dan Wajib



1. Pisang Epe 11

Ini merupakan salah satu makanan khas makassar yang paling populer dan sagat di minati wisatawan domestik. Makanan ini hanya ada di kota makassar, Pisang epe adalah makanan yang di buat dari buah pisang yang di bakar, dan di campur dengan berbagai macam rasa. Salah satunya dengan rasa coklat, gula merah, keju dan masih banyak lagi pilihan lainnya. Sambil menikmati pisang epe dan segelas sarabba minuman khas makassar. Makanan khas ini anda bisa temukan di Losari Beach Platform, Jalan Penghibur, Bulo Gading, Ujung Pandang, Makassar City. Untuk Masalah harga sangat terjangkau mulai dari 10.000 rupiah anda sudah puas menikmatinya. Untuk menikmati makanan ini anda bisa berkunjung pada pukul 16.00 sampai pukul 24.00

2. Coto Paraikatte

Coto paraikatte beralamat di jalan A. P. Pettarani No.125, Bua Kana, Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Rumah makan khas maassar yang menyediakan coto yang sejenis soto yang di sajikan dengan rempah rempah yang komplit membuat cita rasa yang khas dari kota makassar. Dengan harga yang cukup terjangkau anda dapat menikmati semangkok coto yang enak dilidah.

3. Pallubasa Serigala

Tahukan pallubasa serigala? Bagi orang makassar pasti sudah pernah menikmati makanan khas kota makassar ini. Pallu basa adalah makanan yang wajib dinikmati bila berkunjung ke kota Makassar. Pallubasa berbeda dengan konro, coto, dan juga sop saudara. Di tempat makan ini disediakan begitu banyak variasi makanan ada yang full daging, ada yang daging campur, daging paru dan lain lain. Kelebihan dari pallubasa serigala ini semua makan bisa pesan semua jenis makanan di tambah telur. Oya warung makan ini selalu ramai membuat parkiran kendaraan cukup susah. Pallubasa serigala buka setiap hari mulai pukul 10.00 sampai 23.00

4. Mie Titi

Mie titi terletak di jalan Jalan Boulevard Ruko Rubi II No.25, Masale, Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan . Mie titi ini buka setiap harii mulai pukul 10.00 sampai 02.00 dini hari. Mie titi adalah mie kering yang di taburi ayam kuah kental. Wisata kuliner khas makassar ini  sangat cocok untuk makan bareng keluarga selain menu makanan yang tidak monoton, tempatnya sangat nyaman sanat cocok untuk bersantai. Selain itu lokasinya sangat strategis.

5. Konro Bakar Makassar

Konro Bakar makassar adalah salah satu masakan khas makassar yang terletak di jalan Jl. G. Bawakaraeng No.3, Pisang Utara, Ujung Pandang, Kota Makassar. Di tempat makan ini selain menyediakan konro bakar terdapat juga menu makanan yang lainnnya salah satunya ikan bakar. Konro dengan daging yang empuk dan enak menambah nafsu makan anda. Untuk per vorsi harganya cuman 50 ribuan saja. Konro bakar ini bisa di nikmati mulai pukul 10.00 sampai 22.00 setiap harinya.

6.  Coto Gagak

Cotogagak adalah coto yang sudah dari dulu ada di kota makassar, coto ini tidak diragukan lagi kelezatannya. Kuah coto sangat enak bahkan tanpa tambahan bumbu penyedap tambahan sudah enak. Tempatnya juga sangat luas bisa di tempat ala restoran atai di tempat makan clasic. Coto gagak beralamat di jalan Jl. Gagak No.27, Mariso, Kota Makassar. Coto gagak buka setiap hari 24 jam.

7. Mie Hengky (sapa)

Mie hengky adalah sajian mie kering ala kota makassar, ini juga merupakan kuliner khas makassar. Tidak hanya mie kering disini juga tersedia berbagai macam mie mulai dari mie goreng, mie hokkian, mie kuah, mie panggang, gorengan dan masih banyak lai lainnya.Tempat makan ini beralamat di jalan Jl. Nusantara No.352, Butung, Wajo, Kota Makassar dan buka setiap hari selama 24 jam.

10 Kuliner Khas Palembang yang tak boleh dilewatkan!


1. Pempek

Mungkin tidak usah ditanya lagi ya. Pempek adalah ikon kota Palembang, mungkin jauh lebih populer daripada jembatan Ampera. Pempek adalah kuliner khas palembang yang menjadi makanan sehari-hari disini. Di warung manapun, pasti olahan ikan ini sudah tersedia di meja tanpa dipesan, untuk sekedar kudapan. Jangan kaget melihat orang palembang sarapan dengan “menghirup cuko” alias meneguk kuah pempek yang terbuat dari gula aren, cabai, bawang, dan asam ini.

2. Tekwan

Tekwan mirip pempek namun ia tak digoreng, tapi direbus. Disajikan dengan kuah bening seperti sup dan biasanya disajikan dengan berbagai pelengkap seperti soun, jamur kuping, dan irisan bengkuang.

Tekwan ini adalah “bakso” orang Palembang.

3. Pindang

Pindang ini mirip tom yum. Sup ikan asam, pedas, manis, dan segar ini pasti akan menambah selera makan kita. Pindang bisa memakai ikan patin, ikan gabus, ataupun tulang iga. Semangkuk pindang patin hangat dan nasi adalah ide makan siang yang saya rekomendasikan. Kuliner khas palembang ini bisa ditemukan dimana-mana, tapi yang cukup terkenal adalah warung mbok War yang berada di atas perahu di dekat jembatan Ampera.

4. Mie Celor

Mie Celor adalah mie yang disajikan dengan kuah santan kental yang dicampur dengan kaldu udang dan sayuran toge yang sedikit sekali. Mie khas palembang ini biasa disantap waktu sarapan. Mie nya tebal seperti udon dan kuahnya sangat gurih. Hati-hati kolesterol hehe.

Mie Celor yang saya coba adalah Mie Celor 26 Ilir yang berlokasi di Jl. KH Ahmad dahlan.

5. Martabak Har

Martabak khas palembang ini mirip seperti martabak telur. Namun kuahnya bukanlah cuko. Kuah martabak har adalah kuah kari yang punya rasa rempah kuat, serta dicampur kentang dan daging. Telur di Martabak Har tidak dicampur di dalam martabak, melainkan dibalut bersama kulit martabak. Cara memakannya martabak tidak dicocol ke kuah, tapi disiram langsung saat masih panas. Ada sekitar 8 cabang Martabak Har di palembang, jadi tak sulit menemukannya.

6. Laksan, Burgo, dan Celimpungan.

Laksan adalah pempek lenjer yang direbus dan diberi kuah santan (lagi-lagi santan haha!). Penampakannya seperti lontong sayur, tapi tetap saja

Yang bulat kiri bawah adalah celimpungan , yang kiri atas adalah burgo, yang tengah adalah laksan, dan yang kanan bawah adalah ragit. Mereka semuanya mirip, terbuat dari tepung beras dan olahan ikan. Dengan kuah kari yang rasanya mirip-mirip. Silakan pilih kuahnya mau yang agak manis, agak pedas, atau gurih saja.

7. Tempoyak

Tempoyak adalah sejenis sambal yang dibuat dari fermentasi durian. Rasanya asam dan punya aroma durian. Foto diatas adalah semacam pepes ikan patin yang dicampur sambal tempoyak. Selera sih, kalau saya kurang cocok dengan aroma tempoyak ini. Pak Latif, guide saya bilang, “Wah kalau saya pakai nasi, kerupuk, dan tempoyak saja sudah bisa makan!”

8. Lenggang

Lenggang masih keluarga pempek. Cara membuatnya adalah pempek lenjer dipotong-potong dan dicelupkan ke telur, biasanya telur bebek. Lenggang bisa digoreng atau dipanggang. Lenggang bisa dimakan langsung atau dengan kuah cuko. Lenggang yang saya coba adalah di Pempek Saga Sudi Mampir di Jalan Merdeka, persis depan kantor Walikota Palembang. Disana juga kamu bisa beli oleh-oleh pempek yang sudah dibungkus khusus oleh-oleh.

9. Munggahan

Munggahan bukanlah jenis makanan. Ia adalah cara makan. Munggahan biasanya disajikan saat resepsi pernikahan khas tradisional palembang. Dalam munggahan, kita harus duduk lesehan melingkari makanan sebanyak delapan orang. Makannya dengan tangan. Menu yang pasti ada adalah nasi minyak, mirip nasi kebuli. Kemudian ada gulai kambing, kari ayam, dan sayuran yang diberi bumbu kacang. Tak lupa acar kedondong yang segar jadi penetralisir lemak yang sedang kamu tumpuk itu.

10. Duren!

Love it or hate it, durian selalu jadi primadona di Palembang!



Sumber : http://wiranurmansyah.com/

5 Tempat Wisata Kuliner di Solo yang Wajib Dicoba



1. Selat Solo Mbak Lies

nda tahu sajian selat solo? Makanan ini berupa potongan daging giling seperti lontong dengan tambahan sayuran wortel, selada, kentang, buncis, dan kacang polong. Di atasnya, disiram kuah kental dengan rasa manis asam yang begitu khas.

Di Solo, ada salah satu warung penjual selat solo paling legendaris, yaitu milik Mbak Lies. Tempat kuliner Solo yang berada di Jalan Veteran, Gg. Yudistira II No. 42, Cerengan, Solo ini bahkan adalah satu-satunya yang ada di Solo, alias tidak buka cabang di tempat lain. Anda pasti bisa membayangkan betapa ramai dan penuhnya tempat wisata kuliner Solo ini, terutama pada saat jam makan siang.

Tak hanya rasa selat solonya yang amat nikmat, rumah makan Mbak Lies ini memiliki satu keunikan, yaitu adanya hiasan berupa keramik, seperti misalnya guci, lukisan, piring hiasan, hingga kursi dan meja. Meskipun lokasinya cukup tersembunyi, hiasan keramik ini akan memudahkan Anda mengenali dan menemukan tempat wisata kuliner di Solo yang satu ini.

Seporsi kuliner Solo ini dibanderol dengan harga yang amat murah, yaitu sekitar Rp10.000 – Rp15.000 saja. Jadi, jangan sampai terlewat ya, karena tempat makan ini hanya buka hingga pukul 17.00 WIB setiap harinya.

2. Nasi Liwet Wongso Lemu

Tak akan lengkap rasanya kunjungan Anda ke Kota Keraton ini tanpa pernah mencicipi kuliner Solo paling khas, yaitu nasi liwet. Hidangan berupa nasi putih gurih dengan tambahan telur rebus, sayur labu, dan suwiran ayam ini adalah kuliner paling favorit masyarakat setempat. Warung Nasi Liwet Wongso Lemu adalah salah satu penjual nasi liwet terenak yang harus Anda coba di Kota Solo. Selain rasanya yang begitu enak, warung ini ternyata telah dikelola secara turun-temurun sejak tahun 1950 silam.

Bu Wongso Lemu adalah sang pemilik warung nasi liwet yang berlokasi di Jl. Teuku Umar, Keprabon, Solo ini. Kini, warung yang buka setiap hari mulai pukul 16.00 hingga 01.00 dini hari ini dikelola oleh Mbak Ati yang merupakan cucu dari Bu Wongso Lemu. Bermodal Rp10.000 hingga Rp17.000 saja, sepiring nasi liwet komplit siap menggoyang lidah Anda.

3. Serabi Notosuman

Kudapan yang satu ini adalah kuliner Solo yang paling dicari, terlebih oleh wisatawan. Tak seperti serabi pada umumnya, kelezatan Serabi Notosuman ini memang tak ada duanya. Paduan santan, susu, dan gulanya memberikan cita rasa manis yang begitu khas, terlebih jika disantap selagi hangat. Serabi Notosuman hadir dalam dua varian rasa, yaitu original dan cokelat.

Cara pembuatan serabi ini pun masih amat tradisional, dengan menggunakan tungku-tungku yang dipanaskan dengan api dari arang. Satu porsi serabi notosuman berisi 10 gulung, harganya mulai dari Rp20.000 tergantung dari varian rasa yang Anda pilih. Gerai serabi ini bisa Anda jumpai di Jl. Mohammad Yamin No.28.


4. Es Dawet Telasih Bu Dermi

Masih soal kudapan, ada lagi nih kuliner Solo selain Serabi Notosuman yang harus Anda coba, yaitu es dawet telasih yang dijajakan oleh Ibu Dermi. Tidak seperti dawet kebanyakan, dawet telasih ini disajikan di mangkuk. Selain dawet berukuran kecil nyaris seperti beras, dicampurkan pula biji-biji telasih, ketan hitam, bubur sumsum, dan tape ketan, menghasilkan rasa segar yang luar biasa.

Satu porsi es dawet telasih segar milik Bu Dermi bisa Anda cicipi cukup dengan membayar Rp5.000 saja. Lokasinya tak sulit ditemukan, karena Bu Dermi selalu berjualan di kawasan Pasar Gede Solo. Pastinya, setelah lelah berbelanja, jangan lupa mampir dan cicipi kelezatan es dawet favorit masyarakat Solo ini ya.

Wisata Kuliner Tetap Asyik Dan Langsing Dengan 7 Makanan Traditional Paling Sehat di Asia



Asia dikenal memiliki sederet makanan tradisional bercita rasa lezat, kaya rempah dan menyehatkan. Apa saja makanan traditional paling sehat di Asia yang harus Anda cicipi kalau liburan keliling Asia?

1. Gado-Gado

Siapa yang tak kenal gado-gado? Makanan tradisional masyarakat Indonesia ini ternyata menjadi salah satu kuliner favorit para wisatawan selain rendang, nasi goreng dan sate. Wisatawan asal Norwegia, Denmark, Finlandia, Swedia dan Iceland dikenal suka banget saus kacang gado-gado. Tak mengherankan jika wisatawan mancanegara sering berburu gado-gado, karedok atau pecel ketika liburan ke Indonesia.
Selain lezat, gado-gado juga termasuk makanan traditional paling sehat di Asia karena terbuat dari campuran beberapa sayuran segar. Sayuran segar seperti tauge, kacang panjang, kubis dan sayuran segar lainnya yang sering ditambah dengan irisan telur rebus membuat gado-gado mengandung banyak gizi. Karena kandungan gizinya yang tinggi seperti salad, gado-gado banyak direkomendasikan sebagai menu makanan saat berdiet.

2. Ambuyat

Bila Indonesia memiliki makanan tradisional papeda, Brunei Darussalam dan Malaysia memiliki makanan tradisional ambuyat. Seperti papeda, ambuyat juga terbuat dari batang bagian dalam pohon sagu. Makanan tradisional yang disebut juga dengan linut ini dimakan menggunakan garpu bambu atau chandas. Kemudian ambuyat dicelupkan ke dalam saus dengan rasa manis atau pedas.
Ambuyat terbilang makanan traditional paling sehat di Asia karena kandungan seratnya yang tinggi. Serat tersebut baik untuk kesehatan pencernaan, kesehatan paru-paru dan mengurangi resiko penyakit batu ginjal. Sagu yang dipakai dalam pembuatan ambuyat memiliki kadar indeks glikemik rendah sehingga baik untuk penderita diabetes.

3. Nom Bahn Chok

Pernah mencicipi kuliner Pho dari Vietnam? Nah, Kamboja juga memiliki kuliner yang menyerupai pho yakni nom bahn chok atau mie Khmer. Hidangan ini merupakan menu sarapan yang terbuat dari kari hijau ikan dan mie bihun. Kuah karinya terasa istimewa karena terbuat dari kunyit, daun jeruk purut serta sereh.
Nom bahn chok dihidangkan dengan tambahan sayuran segar seperti daun mint, tauge, timun, bunga pisang dan buncis. Makanan traditional paling sehat di Asia ini sering disajikan di upacara-upacara pernikahan atau festival keagamaan di mana saus kari hijaunya diganti dengan saus kari merah. Semangkuk nom bahn chok hangat biasanya dijual seharga 0,50 USD sampai 1 USD.

4. Tom yam Kung

Kuliner tradisional Thailand ini cukup populer di kalangan wisatawan, bahkan Anda bisa menemukan restoran yang menyajikan menu ini di tanah air. Tom yam merujuk pada sayuran dan rempah-rempah khas Thailand yang direbus. Biasanya tom yam memiliki rasa rempah yang kuat dengan isian berupa daging babi (tom yam kha mu), ikan (tom yam pla), ayam (tom yam kai) atau udang (tom yam kung).
Makanan traditional paling sehat di Asia ini dianggap cocok sebagai menu diet karena kandungan rempah-rempahnya tak menimbulkan timbunan lemak di badan. Tom yang kung yang disajikan hangat juga bisa meredakan gejala flu, melancarkan peredaran darah dan melegakan pernafasan. Terkadang sup tom yam juga disantap guna mengurangi nyeri sakit kepala dan menghangatkan tubuh.

5. Laksa

Kuliner khas Singapura dan Malaysia ini sering kali dijadikan sebagai menu berbuka puasa. Olahan mie kuah bercita rasa pedas ini cocok banget dinikmati di saat cuaca dingin. Kuahnya yang pedas dan kaya rempah membuat perut terasa hangat. Ada dua jenis laksa yang banyak dijual di restoran-restoran Singapura yakni laksa ayam dan laksa kari.
Laksa kari menggunakan kuah santan kelapa yang dicampur dengan potongan tahu, udang, kerang, mie dan potongan daging ikan. Makanan traditional paling sehat di Asia ini dibuat menggunakan bumbu kari yang memberi rasa gurih serta pedas. Kelezatannya dijamin bikin Anda ketagihan bahkan banyak daerah menciptakan versi alternatifnya seperti laksa Bogor, laksa Betawi, laksa Jepara, laksa Banjar dan masih banyak lagi.

6. Kimchi

Salah satu makanan traditional paling sehat di Asia dan paling populer di dunia adalah kimchi. Kuliner tradisional Korea ini terbuat dari bahan dasar lobak dan sawi putih. Kedua sayuran tersebut diolah menggunakan bumbu dari bawang putih, bawang merah, bubuk cabai merah, garam, gula, daun bawang, tiram, cumi-cumi, jahe dan makanan laut lainnya.
Kimchi dibuat melalui proses fermentasi alami dalam temperatur rendah sehingga menghasilkan cita rasa yang lezat sekaligus menyehatkan. Kandungan asam laktat yang tinggi membuat Kimchi Korea mampu membunuh bakteri yang berbahaya bagi tubuh. Di samping itu, kandungan kalorinya juga rendah namun seratnya cukup tinggi sehingga baik untuk pencernaan.

7. Sushi

Pencinta hidangan ikan laut pasti tak asing lagi dengan sushi. Kuliner tradisional Jepang ini terdiri dari sayuran, nasi, daging dan makanan laut. Terkadang sushi juga terbuat dari daging ikan mentah segar atau udang rebus dan belut panggang. Kandungan protein dan omega 3 pada ikan segar sangat baik untuk otak dan kulit. Tak mengherankan jika orang Jepang biasanya pintar-pintar karena sering mengonsumsi hidangan laut seperti sushi.
Sushi tak hanya terbuat dari ikan segar, ada juga yang difermentasikan seperti nare-sushi. Namun, jenis sushi yang paling disukai adalah temakizushi dan nigirizushi. Di Jepang Anda bisa menemukan makanan paling sehat di Asia ini di restoran sushi dekat pelabuhan perikanan atau di restoran sushi kelas atas seperti Ginza.

Sumber : https://www.gotravelly.com
Rabu, 27 Maret 2019

3 Kuliner NTB yang Bakal Manjain Lidah Kamu



1. Ayam Taliwang

Banyak yang mengira Taliwang ada di Lombok. Keliru. Taliwang sebenarnya ada di Sumbawa Barat. Taliwang dulunya adalah kerajaan besar yang bahkan disebut kelima dalam Negarakertagama dan cerita-cerita terkait kegagalan Gajah Mada menaklukkan wilayah timur Indonesia sehingga ia harus berhenti dan bertapa di puncak Rinjani.
Kemunculan ayam taliwang sendiri pertama kali pada saat terjadi perang antara Kerajaan Selaparang dan Kerajaan Karangasem Bali. Pada masa itu pasukan Kerajaan Taliwang didatangkan ke Lombok untuk membantu Kerajaan Selaparang yang mendapat serangan dari kerajaan Karangasem Bali. Orang-orang Taliwang yang bertugas sebagai pendamai tersebut ditempatkan di suatu wilayah yang diberi nama Karang Taliwang sesuai dengan tempat mereka. Tugas orang-orang Taliwang ini adalah melakukan pendekatan dengan Raja Karangasem agar pertempuran yang menelan banyak kerugian nyawa dan harta benda tidak berlanjut. Dalam misi perdamaian itu ikut serta para pemuka Agama Islam, juru kuda dan juru masak. Masing-masing memiliki tugas tersendiri. Pemuka agama bertugas memberi tuntunan kehidupan kepada masyarakat dan melakukan pendekatan dengan Raja Karangasem. Juru kuda bertugas menjaga dan memilihara kuda. Juru masak bertugas menyiapkan logistik.

Ciri khas Ayam Taliwang ialah menggunakan ayam kampung muda. Pembuatan ayam bakar dengan campuran bumbu-bumbu tertentu sesuai selera dan tradisi masyarakat bersangkutan. Bumbu-bumbu yang digunakan berasal dari hasil alam sekitarnya seperti bawang merah, bawang putih, cabai, garam, dan terasi.

Seiring berjalannya waktu, terjadi pembauran antara masyarakat Karang Taliwang dengan masyarakat Sasak. Pembauran ini juga terjadi pada pola makan dan pengolahan bahan makanan. Budaya masyarakat Sasak menyukai masakan pedas. Daging ayam diolah menjadi ayam pelalah dengan citarasa pedas. Ayam pelalah inilah yang menjadi cikal bakal dari ayam taliwang.



2. Sate Bulayak

Masih dari dunia sate-satean, kali ini namanya Sate Bulayak. Aku pertama mencicipi Sate Bulayak ini di Pantai Senggigi.

Bulayak artinya lontong. Penyajian sate ini memang menggunakan lontong. Tapi bukan lontong biasa, karena lontong Lombok terbuat dari beras ketan. Lontongnya juga tidak dibungkus dengan daun pisang, melainkan daun kelapa atau aren yang diulir sehingga bentuknya kecil dan mengerucut. Rasanya juga berbeda dari lontong yang dibungkus dengan daun pisang, sedikit manis dan lebih padat

Sate Bulayak dibuat oleh orang Narmada. Bumbu sate tersebut terbuat dari kacang tanah sangrai tumbuk yang direbus bersama santan serta beberapa bumbu dapur lainnya sehingga rasanya mirip bumbu kari. Bumbu khas Lombok ini terdiri dari kacang tanah, sangrai tumbuk yang direbus bersama santan, serta beberapa bumbu dapur lainnya. Bentuk dari sate ini juga unik, dagingnya kecil dan tipis sehingga lebih terasa lembut.









3. Plecing Kangkung

Kangkung Lombok berbeda dengan kangkung biasa. Batang dan rantingnya panjang dan besar-besar. Daunnya juga lebih hijau. Jika kangkung biasa ditumis akan kehilangan warna hijaunya, kangkung lombok tidak demikian. Kandungan klorofil dalam kangkung lombok lebih tinggi.

Kangkung ini paling favorit dimasak plecing. Plecing kangkung terdiri dari kangkung yang direbus dan disajikan dalam keadaan dingin dan segar dengan sambal tomat, yang dibuat dari Cabai rawit, garam, terasi dan tomat, dan kadangkala diberi tetesan jeruk limau. sebagai pendamping Ayam taliwang, plecing kangkung biasanya disajikan dengan tambahan sayuran seperti taoge, kacang panjang, kacang tanah goreng, ataupun urap.



sumber : https://www.hipwee.com/

4 Makan khas Kalimantan Barat yang Wajib Di coba



1. Mi sagu

Sagu adalah bahan makanan yang populer di Indonesia timur. Tapi ternyata ada satu olahan sagu yang menjadi makanan khas Kalimantan Barat berupa mi. Bentuk dan tekstur mie sagu beda dengan mie pada umumnya.

Ukurannya lebih besar dan tebal, dengan warna coklat kehitaman yang kusam. Mi sagu dimasak dengan campuran kecambah, daun kucai, bumbu dan potongan daging. Biasanya disajikan dengan sedikit kuah kental hasil tumisan.

2. Chai Kwe

Pernah mendengar kuliner perpaduan budaya Tionghoa dengan Melayu bernama Choipan? Bentuknya mirip dim sum, kulit pangsit berisi potongan talas, bengkoang, ebi dan daun kucai yang dikukus dalam panci bambu.

Di Kalimantan Barat, Choipan juga disebut sebagai chai kwe. Makanan ini pas banget dijadikan camilan pengganjal perut sebelum makan berat.

3. Bubur pedas

Keraton Sambas Kalimantan Barat meninggalkan kuliner khas yang terus populer hingga kini. Bubur pedas namanya, tapi jangan diartikan sebagai bubur biasa yang disajikan dengan lauk pedas ya.

Cara pembuatannya unik, beras sebagai bahan baku ditumbuk halus lalu ditumis bersama aneka macam sayur dan bumbu pedas. Kalau masih mengikuti resep aslinya, macam sayur yang ditambahkan bisa mencapai 30 jenis lho!


4. Bingka

Sudah puas makan berat, saatnya menjajal kudapan manis pencuci mulut. Kalau berkunjung ke Kalimantan Barat wajib banget mencoba kue bingka yang sekilas tampilannya mirip cheese tart kekinian.

Kue manis nan legit ini dibuat dari campuran tepung terigu, telur dan santan dengan proses pemasakan seperti membuat kue lumpur.


sumber : https://www.merdeka.com/